Lanjutan Paskah
Jadi intinya, Kematian Yesus adalah KARUNIA PENGORBANAN.
Manusia juga harus bisa melakukan pengorbanan sebagaimana itu adalah hakiki kehidupan.
PASKAH…. Kebangkitan Tuhan Yesus.
Intinya, Bagiku Paskah lebih berharga dari pada semua perjalanan Yesus di dunia.
Dia Lahir, Dia melakukan mukjizat, mengajar, dan menegur orang2.
Itu sudah biasa kita dengar. Namun bagiku, Kebangkitan Yesus adalah bukti 100% akan KeTuhanan Nya. Bagiku, sia sia kepercayaanku padaNya, jika Dia mati begitu saja, Jika Dia Yesus tidak bangkit. Kesempurnaan kehadiranNya didunia adalah KebangkitanNya.
Nah, bagaimana kita bisa menikmati Paskah jaman sekarang ini?
Sekali lagi, perhatikan hasil2 dari pengorbanan2 orang2 yang mengasihi kamu.
Kamu sekarang udah jadi apa?, Kamu sekarang udah memilki ilmu apa?, mempunyai kekasih seperti apa?, dan bergaul baik pada siapa?.
Kamu sudah memilki banyak harta, kebahagiaan, hikmat/ilmu, kekasih, sahabat2 yang baik, dan pergaulan yang menyenangkan, bahkan fasilitas2 umum yang nyaman.
Bukankah itu semua hasil dari jerih payah pengorbanan mereka2 yang mengasihi kamu?. Karna begitulah Paskah adalah kemenangan suka cita yang kuar biasa.
Bersyukurlah apa yang telah kau nikmati sekarang ini.
Dan usahakanlah membagi bagi apa yang kamu memilki pada apadan siapapun juga, dengan cara BERKORBAN.
Jadi, akhirnya PASKAH 2008 ini MARILAH BERKORBAN SETULUS HATI, seperti yang telah Tuhan Yesus Lakukan…..GBU
Kematian Yesus dan Paskah
Shaloom…., ini hanya pemikiran saya saja dari sebuah perenungan malam.
Mungkin banyak kita yang sudah tahu. Namun rasanya kok biasa saja?, Namun banyak kita membaca, melihat, dan mendengar tentang Kematian Yesus. Dia Yesus, dikhianati, disangkal, disudutkan, diejek, dihina, diludahi, dipukul, ditusuk paku dan kawat berdiri, terluka perih dan kesakitan yang amat sangat sampe akhirnya Dia diberi minum air cuka/asam lalu Meninggal.
Bagaimana kita bisa mempercayai hal itu sementara kita belum ada pada waktu kejadian itu?. Bagaimana kita bisa merasakan Darah Yesus, Salib Yesus, pada jaman sekarang ini?
Intinya, adalah Mari Rasakan Pengorbanan Orang Orang yang Mengasihi Anda.
Kematian Yesus adalah sama dengan pengorbanan orangtua untuk membesarkan anak anaknya. Dalam hal ini aku ingat 5roti dan 2ikan. Coba perhatikan ayah dan ibumu, rasanya gak masuk akal bukan bisa mengasihimu dan menghidupimu yang dengan segala banyak tuntutan dliuar jangkauan/kemampuan mereka. Coba lah, pikirkan saat ini juga mengapa Ayah Ibumu mampu melakukan itu?. Karena mereka punya tanggung jawab yaitu: BERKORBAN MATI MATIAN demi anak anaknya.
Kematian Yesus adalah sama dengan pengorbanan Pemimpinmu
Dalam artian Pemerintah, Coba pikirkan, Pemerintah BERJUANG MATI MATIAN untuk membuat undang undang, untuk membangun fasilitas yang memudahkanmu bergerak dan berkreatifitas. Pemerintah bekerja bukan karena kemauannya sendiri, tapi karna janji janji mereka padamu, Coba renungkan mengapa pemerintah melakukan hal itu?. Seandainya kamu diposisi mereka, apa yang kamu lakukan? Pasti kamu juga berkorban waktu, tenaga dan pikiran bukan? untuk menepati janji2mu.
Kematian Yesus adalah sama dengan pengorbanan Gurumu
Coba perhatikan guru yang telah berkorban sekuat akal dan ide2nya untuk memindahkan semua isi otaknya/ mengajarimu agar engkau tahu akan hikmat dan ilmu pengetahuan.
Kematian Yesus adalah sama seperti Sahabat
Coba perhatikan sahabatmu yang berkorban memberikan semacam hiburan, tawa canda, dan teguran padamu, bahkan sahabatmu rela mengerti akan sifatmu
Kematian Yesus adalah sama seperti Kekasihmu
Coba perhatikan, disaat kau lemah dan tak berdaya, kekasihmu berkorban memberikan yang terbaik bagimu, bahkan rela menggantikan atau ikut meraskan keadaanmu yang sedang sedih, bahkan disaat kau kecewa padanya sekalipun, kekasihmu masih terus berkorban untuk membuktikan perasaannya masih teramat sayang padamu.
Jadi, bukankah ayah, ibumu sering kau tuangkan air asam/cuka yang sangat perih atas kelakuanmu?, Mereka tetap berkorban walau apapun yang kau perbuat.
Jadi, bukankah para pemimpinmu(pemerintah) sering kau sangkal, kau katakan tak becus bekerja? tak kau akui perjuangan mereka? tidak kah kau nikmati fasilitas2 yg mereka bangun?, Malah kau sering memukul dan merusak seenaknya. Pemerintah tetap berkorban demi kenyamanan gerak gerikmu.
Jadi, bukankah gurumu sering kau sudutkan dengan berbagai pertanyaan yg tiada habis2nya, tapi kau tak pernah kunjung dapat apa2 ilmu2 tsb?. Guru tetap berkorban demi penerus generasi bangsa yang bijak.
Jadi, bukankah sahabatmu sering kau ejek dan hina dengan berbagai model dan kau sering meremehkan/merendahkan sahabatmu. sahabatmu selalu berkorban untuk bisa tersenyum mengerti akan karaktermu.
Jadi, bukankah kekasihmu sering kau sakiti, bahkan mungkin kau pernah mengkhianatinya. Kau juga sering menusukkan duri2 tajam ke hatinya atas kata2 kasarmu, kau juga menusukkan paku tajam atas aksi kekerasan fisik yang kau lakukan.
Akhirnya, Bukankah pada ayah, ibu, pemerintah, guru, sahabat, dan kekasih, kau sering mengkhianati mereka, cuek menyangkal mereka, tega menghina, caci maki, meludahi mereka, sadis menyakiti hati dan fisik mereka, puas sirik menyudutkan mereka, tertawa egois telah meracuni mereka.
Itulah Kematian Yesus bagimu dan bagiku…. Sebab Tuhan Yesus berkorban mati bukan semata mata karena emang udah tugasNya, Melainkan agar Karunia Pengorbanan yang Yesus anugerahkan pada manusia bisa kita berikan pada siapapun juga. Gunakanlah KARUNIA PENGORBANAN mu dan aku untuk membuat dunia ini tersenyum bahagia…….. Amen
Paskah….? besok dilanjutkan ya…..GBU