Akh…Andai Kau Tahu….part2

Maret 2, 2008 at 3:14 am (NYATA)

Juga ingat gak dek, pada waktu perlombaan2 di gereja pas Hari Paskah?. Kita dua malah bersaing untuk mendapatkan juara satu dari beberapa perlombaan, dan anehnya dek, masak kita dua saja yang mendapat juara satu diantara 5perlombaan yang ada, Tapi aku dapat 3kali juara 1 sedangkan kau 2kali juara1. Hahahaaaa masih menangan aku ya dek. Ya ya degh, kau hebat, katamu waktu itu sambil kita merayakan kemenangan kita berdua di permandian air terjun dikampung. Saat di air terjun itu betapa suasana begitu asyiiik saat kau mandi dan pandainya berenang, aku menikmati dan kagum keindahan gerakan tubuh lincahmu di air itu, Sedangkan aku waktu itu hanya di pinggir2nya saja, maklumlah.  Kau tarik2 aku kedalam, kau benamkan aku ke air, Kau mau bunuh aku ya…! Tapi waktu kau tenggelamkan aku dan kau juga menyelam, didalam air itulah kali pertama aku mencium pipimu dan antara kesesakan nafas, ntah kenapa pula, aku mencium bibirmu, seolah olah berjuang dapatkan udara segar darimu. Byyuuuaaar, kita keluar dari dalam air, dan kau nggak ngomong sama sekali, malah aku takut, kupikir kau pasti marah2. Begitu berkesan sekali di air terjun itu sayangku, Kita gantian saling keramas rambut, menyabuni badan, wuiiih begitu indaaaahnya waktu itu. Padahal waktu itu kau sudah kelas 6sd dan aku kelas 2smp. Kurasa saat itu adalah masa puberitasku yang sempurna. Tapi kalo disekolah masing2, wuiiih aku kalah telak lah samamu dek, Kau selalu juara 1 umum sampai kelas 3smp, sedangkan aku paling2 juara 2 kelas di sekolahku, ya masuk 5besar di kelas aja udah sukur. Kau malah ngejek, hahahaha..masak yg sering bantu pr2 ku atau bisalah kubilang guru les aku lebih bodoh dari aku sih…hahahaaaa…. Apa..???!! GRrrrrr!!!!. Seenaknya aja ngomong kau ya dek, Bilang terima kasih nggak, malah membodoh2in aku. Nah saat kau kelas 1smp aku kelas 3smp, kau seenaknya aja minta ngerjain dan belajar bahasa inggri samaku, mentang2 aku les bhs inggris jadi suka sukamu?. Itu aja alasanmu, apa gunanya abang les, kalo gak bisa jawab pr2 bhs inggrisku ha?. Understand!. Makjang??? Ok, ok…. i do my best just for you my honey cruel.  Tapi kalo soal matematika, kau jagonya, malah aku sering tanya rumus2 mtk samamu, pelajaran yg paling kubenci disekolah, huuuh. Oh ya dek, ingat gak, aku sering sengaja lari dan buru2 pulang dari sekolahku ntuk menuju sekolahmu yg memang kulalui agar bisa bertemu denganmu. Kau langsung aja tertawa melihat kekonyolanku mengejar2mu sampai aku ditabrak becak, sampai aku pernah  berantam sama anak laki2 di sekolahmu. Aku gak takut dek, hadapi mereka, karna Cintaku gila, harus bertemu denganmu walo dgn keadaan capek, lapar, dan bau, kau juga gitu khan?, hehehehe. Kau selalu mengejekku dengan  hal2 seperti ini; Oh ya Bang, kaus kaki nya harum ya kek bolu pandan basi… Ha??!!! hahahaha kurang asam,,

Oh iya bang, Ternak abang udah dimandiin blon? Kok sama baunya kalian?. Hahaha…!!!!Grrr…udah kelewatan nih. Maumu apa sih, Maumu gimana sih…. Dari dulu kau bisanya ngejek aku, dari dulunya kau selalu merendahkan aku. Kau jawab, Yeeeee…gitu aja langsung marah, Kau sih gila, ngapain sih capek2 cari aku, Udah dulu ya aku mau pulang, aku juga capek, lapar, dan bau nih,  Saaaap, kau daratkan sebuah ciuman dijidatku, akuterbujur kaku, Mak jang, dicium cewek nih…. Padahal kau itu idola di sekolahmu, banyak laki2 keren yg pasti kesemsem amamu, Itu yang buat aku semburu, kalo gak melihatmu pulang sekolah dgn siapa. Sampai aku kelas 1sma dan mulai mengenal sedikit demi sedikit lembah hitam, aku mulai rusak dgn kesenangan dunia baruku. Perlahan lahan juga aku sudah mulai jarang menemuimu dengan alasan aku cemburu, aku gak mau kau selalu menasehati atas apa yg sedang kunikmati di masa2 sma ku. Kasihku, aku tahu kau juga mulai jaga jarak padaku sejak aku mulai mengenal rokok, begadang nonton bola sampai taruhan, berantam, sama kawan2ku kami maling ayam, singkong orang.  Aku marah dan sering berkelahi sama saudara2ku bahkan sama orangtuaku, aku mulai menipu mereka hanya untuk dapatkan uang jajan lebih. Prestasiku pun menurun drastis di masa2 sma. Sejak kelas 2sma pula kau dan aku gak pernah lagi berkiriman surat atau kartu2 Natal, Ultah, apalagi valentine. Aku sangaaat cemburu, karna sering dengar dan melihatmu digoda laki2 lain. Kupikir saat itu, kenapa juga kau tak ada waktu lagi ntuk bertemu denganku?, Kenapa juga kalopun kita bertemu kau bisanya hanya menuduh, menghakimi, dan menasehati aku lebih dari jaksa, hakim, Tuhan?. Kenapa asal kita bertemu tidak ada lagi canda2, tanya jawab ttg pelajaran sekolah, atau sekedar bikin sebuah puisi atau cerpen, Kenapa pula kita yang sudah sangat susah ntuk bertemu, saling curiga?. Akh…sudahlah.  Kasihku, sejak akhir kelas 3 sma, kita pun gak pernah ketemuan lagi, palingpun hanya ketemu badan atau muka, itupun di jalanan, pasar, atau digereja, dan tak ada kata2 yg keluar diantara kita. Dan kau kasihku, gampang sekali percaya atas omongon dan gosip2 teman2mu ttg diriku. Aku gak peminum alkohol!, Aku gak menghisap ganja!, atau narkoba yg lain, aku gak berandalan/suka berkelahi!. Seperti yg dituduh teman2mu itu. Kasihku….. Sejak itulah aku malah semakin hancuuuur. Oleh karna keluargaku yg juga mulai gak percaya padaku, apalagi kau. Tapi aku sungguh menyesal, kenapa gak dari dulu aku mengatakan; “AKU CINTA PADAMU”. Makanya kau pun berhak sebenarnya digoda dan tergoda atas gombalan laki laki lain. karna kau memang belum mengakui aku adalah pacarmu. Hanya karna kalimat ini belum pernah sama sekali kuucapkan didepanmu sayangku?… Kau dan aku khan waktu itu masih anak anak, belum ngerti dan belum kesitulah kali kali kita tentang CINTA. Tapi, masak kau gak ngerti, gak paham, dan malah pura2 gak tahu, bahwa aku sangaaaaaat MENCINTAIMU. Atas apa yang telah kita lalui bersama, kenangan2 indah yang telah kita lukiskan bersama. Dan ciuman2  diantara kita. Aku ingat 4 kali kita telah berciuman selama hubungan kita itu (kurang lebih 4tahun). Apakah itu belum menjadi bukti bahwa aku mencintaimu, dan kau pun mencintaiku?. Kasihku, sejak tamat sma aku pun memulai perburuan baru terhadap gadis2 lain, yang mungkin menurutku lebih baik darimu, dan agar aku bisa melupakanmu. Sampai waktu Bapakmu meninggal dunia, aku pun sebenarnya pengen datang melayat, tapi aku gak mampu melangkahkan kaki kerumahmu, karna kutahu kau telah punya pacar, bahkan kau memang idola dikampungmu, sedangkan keadaan aku saat itu nyaris jadi sampah masyarakat.

Maafkan aku kasih, gak datang melayat ayah tercintamu.  Kau pun kuliah di PTN UNIMED MEDAN, sedangkan aku masih tunggang langggang. Kerja pun gak pasti, semua kukerjakan tapi halal kok!.  Namun kasihku, sudah berapa banyak gadis yang kudekati, yg ingin kupacari, tapi semuanya gak dapat menggantikanmu, Bayang bayangmu selalu hadir saat aku berpetualang mendapatkan cinta dari gadis2 itu.  Tapi gadis2 yang kudekati itu gak bisa saling cocok samaku. aku gak mendapatkan CINTA yang SEJATI dari gadis2 itu, Walopun ada diantara mereka bahkan yg tergila gila padaku, tetap aja aku gak bisa menerima cintanya. Akhirnya , cintaku sering putus di awal jalan, Cintaku bertepuk sebelah tangan, Cintaku ditolak muntah2, Cintaku berat di struck. Ooohhh , maafkan aku ya, aku begitu egois, aku begitu menderita kehilangan cintamu. Sebelum aku mati aku hanya ingin bertemu denganmu dan mengatakan hal ini: AKU MINTA MAAF,,  Usia kita memang sudah gak anak anak lagi.  TUHAN, TOLONG PERTEMUKAN AKU DENGAN DIA SEKALIIII SAJA.

BUAT  RMR N

Permalink 2 Tanggapan

Akh…Andai Kau Tahu….

Maret 1, 2008 at 3:42 am (NYATA)

Bukan terpaksa matahari terbit, tapi mengapa aku terpaksa harus bangun?. Bukan maunya bulan menemani malamku, tapi mengapa aku harus masih kesepian?.

Kasih….andai kau tahu, aku sangat sangat merindukan kehadiranmu. Sebuah keputusan yang tak fair buatku dan oleh karna aku yang membuatnya.

Mari kita kembali ke masa masa indah itu. Waktu itu khan aku masih kelas 6SD dan kau masih kelas 4SD. Sampai aku kelas 1SMA hubungan kita berakhir gak jelas, Itu karna aku, ya aku yang bodoh, tak mengerti perasaanmu.

Waktu kita pertama kali bertemu aja sangat uniiik rasanya, gimana tidak, Waktu itu adik kecilmu usil bermain dengan rokmu yang berlapis lapis sampai kau menyadarinya bahwa adikmu telah membuka lapisan rokmu yang terakhir. Langsung aja kau pukul tangan usil adikmu dan memarahinya, Lalu kau melihat kebelakang siapa yang melihat kejadian unik itu. Ya…aku, hanya aku lah orangnya yang melihat. Langsunglah wajahmu merah dan mungkin kau sangat maluuu sekali. Aku juga sih, tapi aku juga malu tersipu sipu.  Kok gitu ya?. Tapi aku tetap gak terima, Sampai nangis adikmu kau pukul dan marahi. Lalu diluarpun aku sengaja menemuimu untuk menyatakan PROTES!. Ingat gak kubilang saat itu; adikmu khan hanya mau main main, kok kamu kasar amat ya?. Lagian rokmu memang indah dan menarik untuk jadi mainan adikmu. Kau pun memandangku tajam namun aku berusaha tenang pada tatapan matamu, tiba tiba wajahmu berubah makna menatapku penuh kesan. Yaaaaa, malah aku yang jadi grogi dipandangin kek gitu. Ya udahlah sekali lagi jangan campuri urusan orang ok?. Kau jawab gitu dengan lembuuut. Kubalas lah, makanya sekali lagi jangan pake rok model nona missy gitu dong (Tahu gak telenovela nona missy dan tuan baron yg diputar tvri waktu itu?) kek gitu lah roknya. Ya ya…. bang, ngerti…. Udah ya, kami pulang dulu.

Dia memalingkan badannya tapi ntah sengaja atau tidak dia memegang rok belakangnya untuk memastikan jgn sampai terulang lagi. Aku pun ketawa lah.

Namun, sejak kejadian itu, Aku malah menganggapmu sebuah tantangan yang harus kuselesaikan secara jantan, heheheee. Ok, Tiap minggu tak lupa aku sengaja duduk dekat dekat denganmu, sampai kau merasa bosan dan protes, Ngapain sih kamu?, Kok perhatiin aku terus?.  Aku udah gak bawa adekku lagi tau. Dasar kamu itu ya maunya apa sih?, Ya ampun ini cewek antara cerewet dan ramah, bingung aku, pikirnya pula aku berpikiran ngeres berharap kek kejadian dulu lagi. Bukan dek, Aku mau main kerumahmu, boleh gak?. Apa….???!!!. Sok akrab kau, Bapakku polisi tau!. Gak apa apa bapakku juga aparat pemerintah, PNS tahu…Kubalas lah dengan santainya.

Ok, silahkan datang kalo berani dan siapkan otakmu untuk bantu ngerjain pr2 ku, klo mau berteman dengan aku setuju?. Ok, siapa takuuut, Aku khan kelas 6sd, mungkin aku bisalah pelajaran kelas 4SD.

Cuma, jarak rumahnya dengan rumahku jauh, kalo naik beca kadang2 uang gak cukup, Kubilang aja ama tukang becak nya kekurangan ongkosnya minta ama mamak aku ya bang, karena tukang becaknya juga tetangga kami. Hahaha…terpakssa lah rayu dan maksa emak beliin sepeda dengan alasan lain, yaitu untuk transport pergi les. Akhirnya setelah 4bulan berpeluh memlihara ternak, barulah aku dibelikan sepeda bmx.

Aku datang dengan sepeda baru kau malah menertawaiku. Kau bilang pula, Sudah banyak hutang2mu sama tukang becak sampai kau gak dipercayai lagi naikbecak mereka ya?, hahahaha…masih kecil sudah nekad kau datang kemari dgn modal hutang?, Lalu sepeda ini kau kredit dari siapa? Haaaaaaaa??? dari mana dia tahu aku sering ngutang ongkos becak?, Haaaaaaa? dari mana dia bisa menuduh aku kredit sepeda? Tak terima, aku tak terima !. Begini ya dek, sepeda ini hasil keringatku selama 4bulan memelihara ternak. Jangan asal ngomong dong, kau cium ini sepeda masih bau keringatku aseli. Aku harus bangun jam 5pagi tiap hari untuk kasih makan ternak ku, aku harus cari makanan ternak ku dirawa rawa yg penuh lintah, lipan, kalajengking, ulat bulu,bahkan ular. Lihat nih badanku udah mulai berotot karna mengurus ternak itu. Sudah jelas?. Kalo gak percaya tanya orang sekampungku, dari mana sepeda ini ku terima. Ya deh, Sekarang tugasmu kerjakan pr bahasa indonesiaku. Habis itu bantu aku bersihkan rumput dibelakang rumah.Jelas?. Haaaaaa yang kau pikirnya aku kemari jadi pembantumu?. Ya udah kalo gak mau pulang sana. Ok ok aku kerjakan. Capek juga namun mama nya nyedian goreng pisang dan teh manis, Sedap juga. Berkali kali aku datang kerumahmu, hanya sekedar ngobrol dan sok diskusi tentang pelajaran sekolah ya… Tapi aku merasakan ada sesuatu selama bersamamu. Waktu Hari Natal kukirim kartu natal padamu, kau juga kirim padaku, Ultahmu dan ultahku juga kita kirim2an surat, valentine juga, akh…. indah sekali kurasa. Dan pad waktuayahku meninggal dunia engkau sengaja datang dan memelukku sambil menangis nangis.  Wuiiih terus hilang kesedihanku saat itu, malah sangat bahagiaaaa sekali rasanya, sejenak lupa aku pada tubuh kaku ayahku.  Engkau sampai ikut ke pemakaman ayahku. Ntah apa alasanmu aku gak tahu yang kupikir saat itu kau hanya kurang kerjaan sampe2 mau ikut ke pekuburan. Saat subuh dimalam paskah kita sama sama bakar kertas dosa di api unggun. Kita malah gantian baca surat dosa kita masing2. Lucuuu sekali kalo lihat dosa dosamu dan dosa2ku juga. Masak, kau tulis bahwa kau berdosa telah menganggap aku istimewa dan mahluk aneh. Dan kutulis juga aku berdosa telah menganggapmu seorang  cewek langka. Hahaha… sudahlah kuharap Tuhan maklum atas kekonyolan kita ya…

Sampai kelas 2smp kita menjalani ini penuh bahagia suka dan duka kita rasakan bersama, Ingat gak, waktu kau sakit, aku datang bawa jeruk  sekilo yang kuhutang dari tetanggaku penjual jeruk?. Heeeiiit, tunggu dulu aku bukan tukang hutang loh!. Aku tebus jeruknya dgn bantu penjual jeruk itu mengangkat karung2 jeruknya ke mobil pick up. Kau malah tak makan jeruk itu sebiji pun. Tega kali kau!. Tapi besoknya kau sembuh langsung, aneh….. Apa karna kehadiranku kau langsung sembuh ya? hehehe..ayo ju2r!

Dan ingat gak, waktu aku sakit, kau datang bawa sekilo apel, Padahal apel khan lebih mahal dari jeruk, kok kau mau beliin apel buatku? Kau jawab pula; Ini juga aku ngutang ama tanteku penjual apel, Emang kau aja yang bisa ngutang apa?!. Hahahaha…. Impas dah… Tapi apel2 itu bukan aku yang makan, aku malah gak kebagian, habis disikat saudara2ku, maklumlah norak, jaraaang sekali makan apel, hahahaha…

Nanti kusambung lagi masa masa kita ini ya…. Yang penting andai kau tahu……

Permalink 1 Tanggapan