Maret 30, 2008 at 11:51 am (photos)

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Test Dulu…

Maret 27, 2008 at 1:18 pm (Uncategorized)

Ini hanya test kesehatan, sebelum bahasan kemarin kita lanjutkan, untuk sekedar mengetahui apakah hati, pikiran, dan fisik anda masih kompak?

Silahkan buka ini:

http://www.martectx.de/whatswrong.swf

Sebelum membukanya jangan ada suara2 bising disekitar anda, perhatikan baik baik gambarnya, konsentrasi dan sabarlah menunggu kira2 30detik.

Nanti akan bisa anda jawab sendiri hasil test ini…… Terima Kasih.

Tapi, kalo anda benar2 dalam keadaan sakit pikir2 lagi lah untuk membuka dan melihat hasilnya… kasihan akunya, tapi…BERSEMANGATLAH……!

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Maret 24, 2008 at 1:47 pm (Uncategorized)

egypt-pyramide-n31.jpgSambil sambil

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Bersyukur?

Maret 24, 2008 at 1:10 pm (Renungan)

waves-53q1.jpgMengapa Sulit Mengucap Syukur?

Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata, “Ini adalah Seksi Penerimaan. Di sini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima”.

Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.
Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua. Malaikat-ku berkata, “Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman. Di sini kemuliaan dan berkat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya”. Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.
Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk di sana, hampir tidak melakukan apapun. “Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih”, kata Malaikat-ku pelan. Dia tampak malu. “Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?”, tanyaku. “Menyedihkan”, Malaikat-ku menghela napas. “Setelah manusia menerima berkat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih”. “Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas berkat Tuhan?”, tanyaku. “Sederhana sekali”, jawab Malaikat. “Cukup berkata, “Terima kasih, Tuhan”.
“Lalu, berkat apa saja yang perlu kita syukuri”, tanyaku. Malaikat-ku menjawab, “Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini.”
“Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.”
“Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputer mu, engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.”
Juga…. “Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan … engkau lebih diberkati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.”
“Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat, maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia”.
“Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan … maka engkau termasuk orang yang sangat jarang.”
“Jika engkau masih bisa mencintai … maka engkau termasuk orang yang besar, karena cinta adalah berkat Tuhan yang tidak didapat dari manapun.”
“Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan.”
“Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima berkat ganda, yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa engkau lebih diberkati dari pada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali”.
Nikmatilah hari-harimu, hitunglah berkat yang telah Tuhan anugerahkan kepadamu. Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua teman-temanmu untuk mengingatkan mereka betapa. diberkatinya kita semua.
“Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu .”
Ditujukan pada : Departemen Pernyataan Terima Kasih.
“Terima kasih, Tuhan! Terima kasih, Tuhan, atas anug’rah-Mu berupa kemampuan untuk menerjemahkan dan membagi pesan ini dan memberikan aku begitu banyak teman-teman yang istimewa untuk saling berbagi

Permalink 1 Tanggapan

Who Is Rich & Who Is Poor

Maret 24, 2008 at 1:06 pm (Renungan)

One day, the father of a very wealthy family took his son on a trip to the country with the express purpose of showing him how poor people live. They spent a couple of days and nights on the farm of what would be considered a very poor family. On their return from their trip, the father asked his son, “How was the trip?”“It was great, Dad.”

“Did you see how poor people live?” the father asked.


“Oh yeah,” said the son.


“So, tell me, what did you learn from the trip?” asked the father.


The son answered,
“I saw that we have one dog and they had four. We have a pool that reaches to the middle of our garden and they have a creek that has no end. We have imported lanterns in our garden and they have the stars at night. Our patio reaches to the front yard and they have the whole horizon. We have a small piece of land to live on and they have fields that go beyond our sight. We have servants who serve us, but they serve others. We buy our food, but they grow theirs. We have walls around our property to protect us, they have friends to protect them.”

The boy’s father was speechless.


Then his son added, “Thanks Dad for showing me how poor we are.”


Isn’t perspective a wonderful thing? Makes you wonder what would happen if we all gave thanks for everything we have, instead of worrying about what we don’t have.


Appreciate every single thing you have!


Pass this on to friends and acquaintances and help them refresh their perspective and appreciation.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Bertahan

Maret 24, 2008 at 12:56 pm (Renungan)

Bertahan

Beberapa Hal Yang Dapat Mendorongmu Untuk Tetap Bertahan !Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia…
Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha.

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih…
Tuhan sudah menghitung airmatamu.

Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja…
Tuhan sedang menunggu bersama denganmu.

Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon.
Tuhan selalu berada disampingmu.
Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi…
Tuhan punya jawabannya.

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan…
Tuhan dapat menenangkanmu.
.

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan…
Tuhan sedang berbisik kepadamu.

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur..
Tuhan telah memberkatimu.

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban…
Tuhan telah tersenyum padamu.

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi…
Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap… TUHAN TAHU

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Maret 23, 2008 at 10:55 am (Uncategorized)

poster3127681.jpg

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

humor

Maret 22, 2008 at 3:32 pm (Uncategorized)

Kisah Dua Pemburu

Alkisah ada dua orang pemburu yang sedang berburu di sebuah hutan yang banyak harimaunya. Kali itu mereka telah menghabiskan banyak amunisi dan peluru. Tak disangka tiba-tiba seekor harimau muncul dan siap menerkam mereka. Mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Salah seorang mengusulkan untuk berdoa, dan akhirnya merekapun kemudian berdoa. Betapa terkejutnya mereka melihat bahwa sang harimaupun ikut berdoa.
Salah seorang pemburu menegur, “Harimau, kenapa kamu ikut berdoa?”
Kata sang harimau, “Lha iya… Kalian kan berdoa memohon keselamatan, tapi kalau aku beda, aku berdoa sebelum makan.”
“?????” 

“Oleh-oleh”

  Abang : “Hai Butet kalau abang pulang dari Jakarta kamu minta apa?”
Butet : “Sekarang kan udah zamannya modern aku minta HP lah Bang”
Abang : “Bagus permintaan kamu nanti abang bawakan”
Abang : “Hai Sinaga kamu minta apa?”
Sinaga : “Aku minta kaca mata biar kaya artis di TV.”
Abang : “Oh.. tenang nanti abang bawakan”
Siburian : “Aku minta dompet kulit yang asli Bang, disini khan tiruan semua”
Abang : “Oh.. gampang nanti abang bawakan…”
Abang : “Ucok kamu mau dibawakan apa?”
Ucok : “Kebetulan bang, aku nggak punya ikat pingggang, kau bawakan aku ikat pingggang sajalah.”
Abang : “Susah kali permintaanmu itu kalau HP, kacamata, dompet mudah ku dapatkan, tapi ikat pinggang… susah kali ku dapatkan karna susah kali kutarik itu dari pinggang orang…”

Surat Cinta seorang Dokter

Dokter Budi jatuh cinta pada seorang gadis cantik bernama Susi. Suatu hari, ia mengirimkan surat cintanya kepada Susi. Berhari-hari setelah itu Susi baru membalasnya.

“Dokter Budi, suratmu sudah Susi terima. Mohon maaf agak terlambat membalasnya, karena Susi harus ke apotek dulu agar bisa baca tulisan di suratmu.”

“Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya. Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta, namun ia pasti akan dihina.” (Kidung Agung 8:7)
sumber:  http://humor.sabda.org

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Lanjutan Paskah

Maret 22, 2008 at 2:52 pm (Religius)

Jadi intinya, Kematian Yesus adalah KARUNIA PENGORBANAN.

Manusia juga harus bisa melakukan pengorbanan sebagaimana itu adalah hakiki kehidupan.

PASKAH…. Kebangkitan Tuhan Yesus.

Intinya, Bagiku Paskah lebih berharga dari pada semua perjalanan Yesus di dunia.

Dia Lahir, Dia melakukan mukjizat, mengajar, dan menegur orang2.

Itu sudah biasa kita dengar. Namun bagiku, Kebangkitan Yesus adalah bukti 100% akan KeTuhanan Nya. Bagiku, sia sia kepercayaanku padaNya, jika Dia mati begitu saja, Jika Dia Yesus tidak bangkit.  Kesempurnaan kehadiranNya didunia adalah KebangkitanNya.

Nah, bagaimana kita bisa menikmati Paskah jaman sekarang ini?

Sekali lagi, perhatikan hasil2 dari pengorbanan2 orang2 yang mengasihi kamu.

Kamu sekarang udah jadi apa?, Kamu sekarang udah memilki ilmu apa?, mempunyai kekasih seperti apa?, dan bergaul baik pada siapa?.

Kamu sudah memilki banyak harta, kebahagiaan, hikmat/ilmu, kekasih, sahabat2 yang baik, dan pergaulan yang menyenangkan, bahkan fasilitas2 umum yang nyaman.

Bukankah itu semua hasil dari jerih payah pengorbanan mereka2 yang mengasihi kamu?. Karna begitulah Paskah adalah kemenangan suka cita yang kuar biasa.

Bersyukurlah apa yang telah kau nikmati sekarang ini.

Dan usahakanlah membagi bagi apa yang kamu memilki pada apadan siapapun juga, dengan cara BERKORBAN.

Jadi, akhirnya PASKAH 2008 ini MARILAH BERKORBAN SETULUS HATI, seperti yang telah Tuhan Yesus Lakukan…..GBU

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Kematian Yesus dan Paskah

Maret 21, 2008 at 3:18 pm (Religius)

Shaloom…., ini hanya pemikiran saya saja dari sebuah perenungan malam.

Mungkin banyak kita yang sudah tahu. Namun rasanya kok biasa saja?, Namun banyak kita membaca, melihat, dan mendengar tentang Kematian Yesus.  Dia Yesus, dikhianati, disangkal, disudutkan, diejek, dihina, diludahi, dipukul, ditusuk paku dan kawat berdiri, terluka perih dan kesakitan yang amat sangat sampe akhirnya Dia diberi minum air cuka/asam lalu Meninggal.

Bagaimana kita bisa mempercayai hal itu sementara kita belum ada pada waktu kejadian itu?.  Bagaimana kita bisa merasakan Darah Yesus, Salib Yesus, pada jaman sekarang ini?

Intinya, adalah Mari Rasakan Pengorbanan Orang Orang yang Mengasihi Anda.

Kematian Yesus adalah sama dengan pengorbanan orangtua untuk membesarkan anak anaknya. Dalam hal ini aku ingat 5roti dan 2ikan. Coba perhatikan ayah dan ibumu, rasanya gak masuk akal bukan bisa mengasihimu dan menghidupimu yang dengan segala banyak tuntutan dliuar jangkauan/kemampuan mereka. Coba lah, pikirkan saat ini juga mengapa Ayah Ibumu mampu melakukan itu?. Karena mereka punya tanggung jawab yaitu: BERKORBAN MATI MATIAN demi anak anaknya.

Kematian Yesus adalah sama dengan pengorbanan Pemimpinmu

Dalam artian Pemerintah, Coba pikirkan, Pemerintah BERJUANG MATI MATIAN untuk membuat undang undang, untuk membangun fasilitas yang memudahkanmu bergerak dan berkreatifitas. Pemerintah bekerja bukan karena kemauannya sendiri, tapi karna janji janji mereka padamu, Coba renungkan mengapa pemerintah melakukan hal itu?. Seandainya kamu diposisi mereka, apa yang kamu lakukan? Pasti kamu juga berkorban waktu, tenaga dan pikiran bukan? untuk menepati janji2mu.

Kematian Yesus adalah sama dengan pengorbanan Gurumu

Coba perhatikan guru yang telah berkorban sekuat akal dan ide2nya untuk memindahkan semua isi otaknya/ mengajarimu agar engkau tahu akan hikmat dan ilmu pengetahuan.

Kematian Yesus adalah sama seperti Sahabat

Coba perhatikan sahabatmu yang berkorban memberikan semacam hiburan, tawa canda, dan teguran padamu, bahkan sahabatmu rela mengerti akan sifatmu

Kematian Yesus adalah sama seperti Kekasihmu

Coba perhatikan, disaat kau lemah dan tak berdaya, kekasihmu berkorban memberikan yang terbaik bagimu, bahkan rela menggantikan atau ikut meraskan keadaanmu yang sedang sedih, bahkan disaat kau kecewa padanya sekalipun, kekasihmu masih terus berkorban untuk membuktikan perasaannya masih teramat sayang padamu.

Jadi, bukankah ayah, ibumu sering kau tuangkan air asam/cuka yang sangat perih atas kelakuanmu?, Mereka tetap berkorban walau apapun yang kau perbuat.

Jadi, bukankah para pemimpinmu(pemerintah) sering kau sangkal, kau katakan tak becus bekerja? tak kau akui perjuangan mereka? tidak kah kau nikmati fasilitas2 yg mereka bangun?, Malah kau sering memukul dan merusak seenaknya. Pemerintah tetap berkorban demi kenyamanan gerak gerikmu.

Jadi, bukankah gurumu sering kau sudutkan dengan berbagai pertanyaan yg tiada habis2nya, tapi kau tak pernah kunjung dapat apa2 ilmu2 tsb?. Guru tetap berkorban demi penerus generasi bangsa yang bijak.

Jadi, bukankah sahabatmu sering kau ejek dan hina dengan berbagai model dan kau sering meremehkan/merendahkan sahabatmu. sahabatmu selalu berkorban untuk bisa tersenyum mengerti akan karaktermu.

Jadi, bukankah kekasihmu sering kau sakiti, bahkan mungkin kau pernah mengkhianatinya. Kau juga sering menusukkan duri2 tajam ke hatinya atas kata2 kasarmu,  kau juga menusukkan paku tajam atas aksi kekerasan fisik yang kau lakukan.

Akhirnya, Bukankah pada ayah, ibu, pemerintah, guru, sahabat,  dan kekasih, kau sering mengkhianati mereka, cuek menyangkal mereka, tega menghina, caci maki, meludahi mereka, sadis menyakiti hati dan fisik mereka, puas sirik menyudutkan mereka, tertawa egois telah meracuni mereka.

Itulah Kematian Yesus bagimu dan bagiku…. Sebab Tuhan Yesus berkorban mati bukan semata mata karena emang udah tugasNya, Melainkan agar Karunia Pengorbanan yang Yesus anugerahkan pada manusia bisa kita berikan pada siapapun juga. Gunakanlah KARUNIA PENGORBANAN mu dan aku untuk membuat dunia ini tersenyum bahagia…….. Amen

Paskah….? besok dilanjutkan ya…..GBU

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Next page »